KKIOC Mendukung Penggalangan Dana untuk Paroki Cilangkap: Latar Belakang dan Perkembangan
- Rene Hakiki
- 26 Okt 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 Feb
Oleh Redaksi KKIOC Buletin - 26 Oktober 2025
Komunitas Katolik Indonesia Orange County (KKIOC) baru-baru ini menyelesaikan penggalangan dana untuk mendukung pembangunan pastoran dan aula paroki di Gereja St. Filomena, Paroki St. Yohanes Maria Vianney, Cilangkap, Indonesia.
Awal Proyek dan Upaya Awal
Inisiatif ini dimulai setelah sesi Pembinaan Iman pada bulan November, di mana Romo Rochadi Widagdo, PR, berbagi tentang rencana pembangunan. Marcel Bone memimpin koordinasi penggalangan dana awal, dengan dukungan dari Ketua saat itu, Cheefi Jahja, dan Kapelan, Romo Sebastian Mulu.
Proyek ini secara keseluruhan cukup substansial, dengan perkiraan biaya sekitar $892.000. Namun, karena ketidakpastian tentang cara mengelola program secara efektif, proyek ini awalnya tertunda. Marcel membentuk tim untuk mengumpulkan ide dan dukungan untuk pelaksanaannya.
Strategi dan Keberhasilan Penggalangan Dana Awal

Tim KKIOC memutuskan untuk memulai dengan metode penggalangan dana tradisional sambil berencana mendapatkan informasi yang lebih rinci dari paroki agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Upaya ini dipandu oleh slogan "HIDUP ADALAH KESEMPATAN" dan ayat dari Galatia 6:10: "Selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada kawan-kawan seiman."
Tim memutuskan untuk bermitra dengan Lepie dan Angela Pranata untuk menjual salad tradisional Indonesia (Asinan Bogor) dan saus salad bebas lemak (Ćsgor).

Kampanye penggalangan dana pertama sukses, mengatasi berbagai tantangan seperti stok yang belum terjual dan acara yang tertunda. Anggota tim, termasuk Maria Bone, Cheefi Jahya, Erni Dini, dan Damasus Lay, turut serta mempromosikan kegiatan ini dan mengkoordinasikan penjualan. Dengan bantuan Inneke yang menghubungi koneksinya di San Diego, dan Stefani Tuadi yang secara sukarela menghubungi komunitas Los Angeles, sebuah kejadian "ajaib" menghasilkan penjualan produk yang cepat habis.
Sebuah Peristiwa Ajaib
Dalam sebuah peristiwa yang luar biasa, sejumlah Asgor dari Resep Keluarga Pranata terjual habis dengan cepat, dan botol-botol Dressing terjual habis dari rak. Kami hanya memiliki beberapa botol, dan kemurahan hati Angela terlihat jelas saat ia menyumbangkan Asgor dan sisa dressing kepada Konsulat Jenderal dan stafnya.
Kampanye awal, yang didorong oleh penjualan Asinan Bogor dan Dressing serta donasi lainnya, berhasil mengumpulkan total $2.875,50. KKIOC kemudian mengumpulkan donasi hingga $3.000. Pengumpulan terpisah sebelumnya dari teman-teman dekat, yang dipimpin oleh Damasus, juga berhasil mengumpulkan $800, yang sebelumnya diserahkan kepada Romo Rochadi.
Serah Terima Donasi dan Wawancara di Jakarta
Saat Marcel dan Maria Bone berada di Indonesia, mereka berhasil bertemu dengan Pastor Rochadi pada Selasa malam untuk menyerahkan donasi sebesar $3.000 dan melakukan wawancara terkait penggalangan dana Paroki Cilangkap. Donasi tersebut diterima oleh Pastor Rochadi dan Wakil Ketua Dewan Paroki, Brigjen (Purn.) Albert Tumbol.
Wawancara yang direkam oleh Banu dan putranya, Daniel, bertujuan untuk mengumpulkan detail yang diperlukan guna mempromosikan penggalangan dana kepada khalayak yang lebih luas.

Di tengah kesibukannya, Pastor Rochadi bersedia bertemu dengan Marcel & Maria Bone untuk menerima donasi dan melakukan wawancara terkait penggalangan dana Paroki Cilangkap.

Donasi sebesar $3.000 dari KKIOC diterima dengan baik oleh Pastor Rochadi dan Wakil Ketua Dewan Paroki, Brigjen (Purn.) Albert Tumbol.

Foto bersama dengan pastor setelah Misa di kapel St. Petrus yang berbentuk kapal. Sebuah ajakan untuk hidup seperti Pastor Pio.
Terima Kasih atas Kontribusi Anda
Kami bersyukur atas bimbingan Roh Kudus dan upaya kolektif komunitas kami. Anda masing-masing telah memainkan peran penting dalam kesuksesan ini, dan kami berterima kasih atas kontribusi Anda, baik besar maupun kecil. Marilah kita terus percaya pada rencana Roh Kudus dan saling mendukung dalam upaya kita.
Sekali lagi terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan kemurahan hati Anda. Semoga Tuhan memberkati kita semua!

[Diterbitkan ulang dari Buletin KKIOC, 26 Oktober 2025]


Komentar